Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan

TOTORIAL SEDERHANA DESIGN LOGO YONEX DENGAN COREL DRAW X4

21.12 0

Buka Corel Draw X4 sehingga muncul tampilan  ini, kemudian pilih NEW BLACK DoCUMENT



Setelah muncul seperti gambar diatas, acahkan kursor kearah LANSCAPE sehingga tampilan kertas berubah menjadi Lanscape.

Setelah tampilan kertas berubah,  pilih elipse atau tekan F7 untuk membuat gambar lingkaran


Muncul gambar seperti diatas.


Kemudian pilih Flow Shape untuk membuat bentuk segitiga sama kaki. 


Pilih segitiga sama kaki yang lancip di bawah, kemudian klik sehingga segitiganya bisa terdapat di kertas.



Kemudian klik kanan dan pilih tool convert to curves


Kemudian pilih shape tool atau dengan menekan f10
Kemudian atur segita tersebut menjadi yang kita inginkan  


Sehingga menjadi gambar dibawah ini


 
Blok gambar dengan menekan tombol Ctrl+A. Setelah gambar terblok  tekan Ctrl+G  untuk mempersatukan gambar yang ada. Kemudia pilih Crtl + D akan muncul perintah Duplikat. Setelah itu tekan Ok, sehingga akan terlihat seperti gambar dibawah.


.
Kemudian tekan Ctrl + A untuk membuat gambar terlihat di tengah dan beri warna hitam dengan memilih warna yang ada di samping kanan tampilan
Setelah itu pilih Rectangle atau tekan F6 untuk memberi warna pada background kertas.


Setelah itu pilih Texs Tool untuk memberi Tulisan dibawah logo. Atur jenis huruf dan ukuran sesuai selera. Dan Logo Yonex sampai ke tahap akhir design.


Untuk menyimpan file dalam bentuk corel draw tekan Ctrl + S pilih lokasi penyimpanan kemudian tekan OK, dan apabila ingin menyimpan file dalam bentuk JPG atau PNG tekan Ctrl + E pilih lokasi penyimpanan dan tekan OK...
WAWAN WAHYUDI
PRESENT

 

AKUTANSI BIAYA

06.34 0
A. Pengertian Prilaku Budaya
 
Setiap aktivitas perusahaan yang melibatkan kegiatan ekonomi maka konsekuensi yang didapat adalah harus mampu mewujudkan tujuan perusahaan yaitu memperoleh keuntungan yang semaksimal mungkin dengan pengeluaran biaya yang minimum. Prinsip ekonomi tersebut kemudian diinterpretasikan kedalam lingkungan perusahaan, terlebih khususnya perusahaan manufaktur yang memiliki banyak penggunaan biaya dalam kegiatan operasionalnya, seperti biaya bahan baku yang digunakan, biaya tenaga kerja, overhead, dan lain.
 Oleh karena hal tersebut, maka sebelum penjelasan lebih lanjut, kami akan menguraikan sedikit mengenai pengertian dari perilaku biaya yang mana pendefisian tersebut berdasarkan dari pemikiran beberapa tokoh dan pendapat kami sendiri, berikut pengertian dari perilaku biaya.

 Pada hubungannya perilaku biaya itu berasal dari dua kata, yaitu perilaku dan biaya. Yang mana maksud dari keduanya sangat berbeda meskipun dalam satu konteks kegiatan ekonom. Menurut Soekidjo Notoadmojo Perilaku adalah segala perbuatan atau tindakan dan reaksi atau respon seseorang terhadap suatu objek. Menurut Mulyadi  Biaya adalah Pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam bentuk uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tersebut. Sedangkan dalam buku Akuntansi manajemen karangan Baldric Siregar, dkk (2013:73) bahwa pengertian dari perilaku biaya adalah pola yang menggambarkan bagaimana jumlah biaya bervariasi atas perubahan aktivitas bisnis.

Seputar Coorporate Social Responsebility

03.16 0
1.  CSR (Coorporate Social Responsebility) adalah Kegiatan yang yang dilakukan oleh perusahaan     sebagai bentuk tanggungjawab untuk keberlangsungan kehidupan masyarakat di sekitar perusahaan, kegiatannya dapat berupa bidang sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat.

Contoh Kasus CSR yang dilakukan DJARUM  kegiatan CSR DJARUM dalam bidang Kegiatan Sosial yang mana dalam kegiatannya PT DJARUM  melakukan penanaman pohon dan pembagian bibit dan pupuk. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kota Kudus agar tetap hijau dan berseri.



2. Aturan yang mewajiban pelaksanaan program CSR bagi Perusahaan

a. Bagi Perseroan Terbatas yang mengelola Sumber Daya Alam diwajibkan melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan. Peraturannya telah diatur dalam UU Perseroan Terbatas No.40 Tahun 2007.

Dimana dalam pasal 74 diatur bahwa :

i. Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
ii.      Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana dimaksud ayat (1) merupakan kewajiban Perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.
iii.      Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
iv.      Ketentuan lebih lanjut mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan diatur dengan Peraturan Pemerintah.

b. Bagi penanaman modal asing, peraturannya  diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, dalam Pasal 15 (b) dinyatakan bahwa "Setiap penanam modal berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan".

Sanksi-sanksi terhadap badan usaha atau perseorangan yang melanggar peraturan, diatur dalam Pasal 34, yaitu berupa sanksi administratif dan sanksi lainnya, meliputi:
i.      Peringatan tertulis
ii.     Pembatasan kegiatan usaha.
iii.    Pembekuan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal.
iv.    Pencabutan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal



3.      Manfaat CSR

a.       Bagi Masyarakat
i.      Meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar
ii.     Menjaga kelestarian lingkungan.
iii.    Adanya beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut.
iv.     Meningkatnya pemeliharaan fasilitas umum.
v.      Adanya pembangunan desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.

b.      Bagi Perusahaan
i.      Meningkatkan Citra Perusahaan
Dengan melakukan kegiatan CSR, konsumen dapat lebih mengenal perusahaan sebagai perusahaan yang selalu melakukan kegiatan yang baik bagi masyarakat.
ii.     Memperkuat “Brand” Perusahaan
Melalui kegiatan memberikan product knowledge kepada konsumen dengan cara membagikan produk secara gratis, dapat menimbulkan kesadaran konsumen akan keberadaan produk perusahaan sehingga dapat meningkatkan posisi brand perusahaan.
iii.     Mengembangkan Kerja Sama dengan Para Pemangku Kepentingan
Dalam melaksanakan kegiatan CSR, perusahaan tentunya tidak mampu mengerjakan sendiri, jadi harus dibantu dengan para pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan universitas lokal. Maka perusahaan dapat membuka relasi yang baik dengan para pemangku kepentingan tersebut.
iv.      Membedakan Perusahaan dengan Pesaingnya
Jika CSR dilakukan sendiri oleh perusahaan, perusahaan mempunyai kesempatan menonjolkan keunggulan komparatifnya sehingga dapat membedakannya dengan pesaing yang menawarkan produk atau jasa yang sama.
v.      Menghasilkan Inovasi dan Pembelajaran untuk Meningkatkan Pengaruh Perusahaan
Memilih kegiatan CSR yang sesuai dengan kegiatan utama perusahaan memerlukan kreativitas. Merencanakan CSR secara konsisten dan berkala dapat memicu inovasi dalam perusahaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan peran dan posisi perusahaan dalam bisnis global.

4.      Menurut saya tanpa adanya program wajib dari pemerintah hendaknya perusahaan atau organisasi memiliki program tanggung jawab sosial dalam praktek kerjanya. Hal itu dikarenakan perusahaan tidak akan berdiri tanpa adanya masyarakat sekitar dan juga dengan adanya perusahaan masyarakat juga dapat terbantu dalam perekonomiannya seperti penjualan-penjualan makanan, dll.

Jadi, dengan adanya program CSR ini dapat menimbulkan adanya SIMBIOSIS MUTALISME (Saling Menguntungkan) dan akan menghasilkan hubungan yang baik antara perusahaan dengan masyarakat.

Contoh Release and Backgrounder

08.25 0

Press Release
7 November 2014
Jakarta, Indonesia


Dental Cling Melauncing Pasta Gigi pertama Untuk Gigi Sensitif

Jakarta, 30 November 2014 – Dental Cling hari ini  akan melauncing produk terbarunya Dental Cling Enamel Care pasta gigi pertama di Indonesia untuk gigi sensitif.

Hubungan HUMAS dengan KOMUNITAS

07.48 0



A.    PENGERTIAN DAN KONSEP

Komunitas adalah sekelompok orang yang hidup ditempat yang sama, berpemerintahan yang sama, dan mempunyai kebudayaan dan sejarah yang umumnya turun temurun
(Fraizer, 2000 :  65)

Orang-orang yang hidup dlam komunitas dengan lembaganya membuat mereka saling bergantung satu dengan yang lainnya. Mereka tidak dapat menikmati kehidupan yang baik tanpa lembaga. Begitu juga lembaga tidak dapat hidup dengan baik tanpa ada ijin dan dukungan komunitas.



B.     KEUNTUNGAN HUBUNGAN HUMAS DENGAN KOMUNITAS

Banyak sekali keuntungan yang didapat perusahaan/organisasi/ instansi apabila melakukan hubungan yang baik dengan komunitas diantaranya :

·         Para Karyawan lebih menyukai bekerja dalam suatu komunitas dimana mereka dapat memesukkan anak-anaknya kesekolah-sekolah yang baik disekitar perusahaan tersebut.
·         Menerima sarana rekreasi
·         Atraksi kebudayaan dan olahraga
·         Menghadiri acara-acara keagamaan
·         Mempertahankan nama baik perusahaan terhadap pandangan komunitas dengan tujuan dapat meningkatkan penjualan produk.

Dengan demikian hubungan yang baik dengan komunitas memastikan identitas dan citra positif akan terwujud. Pengakuan komunitas akan suatu perusahaan atau organisasi tidak terlepas dari upaya humas dalam mendesign program-programnya yang mana program itu sejalan dengan komunitas sekitar.

C.     KEBIJAKSANAAN HUBUNGAN DENGAN KOMUNITAS

Dasar hubungan komunitas yang baik adalah suatu kebijaksanaan hubungan komunitas yang ditetapkan dengan jelas. Banyak kebijaksanaan yang dapat dilakukan perusahaan/ organisasi terhadap komunitas, diantaranya :
·         Mengadakan temu akrab / silaturahmi dengan orang-orang alam komunitas pemuka komunitas.
·         Bekerja sama dengan lembaga pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana pendidikan
·         Membantu pengelolaan pertanian / peternakan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat
·         Membina kepemimpinan kebudayaan dengan menggalakkan apresiasi yang lebih besar terhadap seni, music, drama.
·         Menyediakan fasilitas olahraga dan mendukung kegiatan serta mensponsori peristiwa olahraga
·         Meningkatkan kesehatan komunitas dengan mendukung program kesehatan.


D.    MEDIA KOMUNIKASI DENGAN KOMUNITAS

Ada banyak media yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan komunitas diantaranya :
·         Iklan
Iklan surat kabar merupakan salah satu media pokok komunitasi dengan orang-orang dikomunitas. Media ini menawarkan tingkat selektivitas pembaca yang masuk akal melalui pemilihan surat kabar. Sedangkan radio dan televisi menyampaikan pesan-pesan iklan kelembagaan secara efektif.

·         Publisitas
Unsur hubungan komunitas yang dasarnya Hubungan pribadi dengan kerabat kerja surat kabar, televisi, dan radio.

·         Pidato Umum
Komunikasi lisan dengan komunitas setempat.

·         Pertemuan dengan pemuka masyarakat
Diperuntukkan untuk memberi pengertian yang lebih mengenai kebijaksanaan dan pelaksanaan perusahaan/organisasi.

·         Wisata pubrik
Memberikan informasi kepada komunitas yang berkepentingan dengan bisnis.

·         Film
Media ynag digunakan untuk menginformasikan aktivitas perusahaan berupa sejarah, proses pubrik, kondisi pekerjaan.





A.    PENGERTIAN DAN KONSEP

Komunitas adalah sekelompok orang yang hidup ditempat yang sama, berpemerintahan yang sama, dan mempunyai kebudayaan dan sejarah yang umumnya turun temurun
(Fraizer, 2000 :  65)

Orang-orang yang hidup dlam komunitas dengan lembaganya membuat mereka saling bergantung satu dengan yang lainnya. Mereka tidak dapat menikmati kehidupan yang baik tanpa lembaga. Begitu juga lembaga tidak dapat hidup dengan baik tanpa ada ijin dan dukungan komunitas.

Text Box: LEMBAGAText Box: KOMUNITAS                                                  Simbiosis Mutualisme




B.     KEUNTUNGAN HUBUNGAN HUMAS DENGAN KOMUNITAS

Banyak sekali keuntungan yang didapat perusahaan/organisasi/ instansi apabila melakukan hubungan yang baik dengan komunitas diantaranya :

·         Para Karyawan lebih menyukai bekerja dalam suatu komunitas dimana mereka dapat memesukkan anak-anaknya kesekolah-sekolah yang baik disekitar perusahaan tersebut.
·         Menerima sarana rekreasi
·         Atraksi kebudayaan dan olahraga
·         Menghadiri acara-acara keagamaan
·         Mempertahankan nama baik perusahaan terhadap pandangan komunitas dengan tujuan dapat meningkatkan penjualan produk.

Dengan demikian hubungan yang baik dengan komunitas memastikan identitas dan citra positif akan terwujud. Pengakuan komunitas akan suatu perusahaan atau organisasi tidak terlepas dari upaya humas dalam mendesign program-programnya yang mana program itu sejalan dengan komunitas sekitar.

C.     KEBIJAKSANAAN HUBUNGAN DENGAN KOMUNITAS

Dasar hubungan komunitas yang baik adalah suatu kebijaksanaan hubungan komunitas yang ditetapkan dengan jelas. Banyak kebijaksanaan yang dapat dilakukan perusahaan/ organisasi terhadap komunitas, diantaranya :
·         Mengadakan temu akrab / silaturahmi dengan orang-orang alam komunitas pemuka komunitas.
·         Bekerja sama dengan lembaga pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana pendidikan
·         Membantu pengelolaan pertanian / peternakan demi tercapainya kesejahteraan masyarakat
·         Membina kepemimpinan kebudayaan dengan menggalakkan apresiasi yang lebih besar terhadap seni, music, drama.
·         Menyediakan fasilitas olahraga dan mendukung kegiatan serta mensponsori peristiwa olahraga
·         Meningkatkan kesehatan komunitas dengan mendukung program kesehatan.


D.    MEDIA KOMUNIKASI DENGAN KOMUNITAS

Ada banyak media yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan komunitas diantaranya :
·         Iklan
Iklan surat kabar merupakan salah satu media pokok komunitasi dengan orang-orang dikomunitas. Media ini menawarkan tingkat selektivitas pembaca yang masuk akal melalui pemilihan surat kabar. Sedangkan radio dan televisi menyampaikan pesan-pesan iklan kelembagaan secara efektif.

·         Publisitas
Unsur hubungan komunitas yang dasarnya Hubungan pribadi dengan kerabat kerja surat kabar, televisi, dan radio.

·         Pidato Umum
Komunikasi lisan dengan komunitas setempat.

·         Pertemuan dengan pemuka masyarakat
Diperuntukkan untuk memberi pengertian yang lebih mengenai kebijaksanaan dan pelaksanaan perusahaan/organisasi.

·         Wisata pubrik
Memberikan informasi kepada komunitas yang berkepentingan dengan bisnis.

·         Film
Media ynag digunakan untuk menginformasikan aktivitas perusahaan berupa sejarah, proses pubrik, kondisi pekerjaan.

"MAKALAH" Revolusi Komunikasi

07.35 0

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang

Masa lampau, kini dan masa depan merupakan bagian dari siklus revolusi komunikasi. Kini revolusi komunikasi telah beranjak menuju industri komunikasi yang membentuk kehidupan sosial kita. Kita sendiri tahu betapa teknologi komunikasi bisa menembus celah-celah private sampai celah sosial dalam hidup manusia. Sistem komunikasi yang berjalan seiring dengan apa yang disebut revolusi ini mencakup segala hal yang ada saat mengadakan proses komunikasi.